Bisnis  

Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary

Smart Salary bersama Decathlon Indonesia memulai inisiatif sosial berkelanjutan melalui kunjungan ke Rumah Singgah Mizan Amanah Cilandak Barat, Jakarta Selatan, pada 17 April 2026. Kegiatan ini melibatkan 13 remaja putri dalam sesi berbagi cerita dan menuliskan mimpi mereka. Sebagai tindak lanjut, Smart Salary menyiapkan program Surat Sahabat yang akan menghubungkan anak-anak rumah singgah dengan komunitas HR di Indonesia, serta melanjutkan kunjungan berkala sebagai bagian dari komitmen sosial jangka panjang perusahaan. 

Jakarta, 20 April 2026 — Smart Salary, platform HRIS dan Payroll Indonesia, bersama Decathlon Indonesia memulai sebuah inisiatif sosial berkelanjutan melalui kunjungan ke rumah singgah Mizan Amanah Cilandak Barat, Jakarta Selatan, yang dihuni tiga belas remaja putri. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 17 April 2026 tersebut menjadi langkah awal dalam membangun hubungan yang lebih bermakna dengan para penghuni rumah singgah.

Bagi Smart Salary, kegiatan sosial tidak seharusnya berhenti sebagai kunjungan seremonial yang hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat. Lebih dari itu, perusahaan percaya bahwa kontribusi sosial yang nyata hadir melalui hubungan yang terus terjaga, perhatian yang konsisten, serta ruang bagi setiap individu untuk merasa didengar dan didukung.

Anak-anak Rumah Singgah Mizan Amanah Cilandak Barat mendengarkan cerita dari tim Smart Salary. Sumber: Smart Salary

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi sumber daya manusia, Smart Salary meyakini bahwa nilai people-first tidak hanya relevan di lingkungan kerja, tetapi juga di tengah masyarakat. Hubungan antarmanusia, empati, dan kepedulian merupakan fondasi penting yang sejalan dengan semangat perusahaan dalam membangun solusi HR modern.

Dalam kunjungan tersebut, para remaja putri diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif, termasuk sesi berbagi cerita dan menuliskan mimpi-mimpi mereka. Dari kegiatan sederhana itu, lahir banyak harapan yang menyentuh hati.

Sebagian anak menuliskan cita-cita seperti ingin menjadi dokter, guru, maupun polisi. Namun beberapa lainnya menyampaikan mimpi yang sangat sederhana: ingin memiliki rollerblade, memelihara kucing, hingga ingin menikmati buah durian. Di sisi lain, terdapat pula mimpi besar, seperti keinginan melanjutkan pendidikan ke Kairo, Mesir, serta cita-cita menghafal juz Al-Qur’an.

Tim Smart Salary berbagi cerita dan membangun koneksi bersama anak-anak di Rumah Singgah Mizan Amanah Cilandak Barat. Sumber: Smart Salary

Bagi Smart Salary, momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki harapan yang layak diperjuangkan. Keterbatasan keadaan hari ini tidak pernah membatasi luasnya masa depan yang dapat mereka bayangkan.

“Pertemuan ini memberikan perspektif bahwa di balik sistem, software, dan teknologi yang kami bangun, pada akhirnya selalu ada manusia yang menjadi pusatnya. Di Smart Salary, kami percaya teknologi seharusnya membantu menciptakan koneksi yang lebih baik, bukan menggantikannya. Melalui pertemuan ini, kami diingatkan bahwa perhatian yang tulus dan hubungan yang terus dijaga justru dapat memberi dampak paling berarti,” ujar Ricky Halim, Brand & Communication Smart Salary.

Anak-anak Rumah Singgah Mizan Amanah menampilkan yel-yel bersama tim Smart Salary. Sumber: Smart Salary.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Smart Salary tengah menyiapkan inisiatif lanjutan bertajuk Surat Sahabat, sebuah program korespondensi yang akan menghubungkan para penghuni rumah singgah dengan komunitas HR di Indonesia. Melalui kolaborasi bersama sejumlah komunitas HR, anak-anak akan memiliki kesempatan untuk bertukar cerita, menerima semangat, serta membangun koneksi dengan para profesional dari berbagai latar belakang industri.

Program ini diharapkan menjadi ruang sederhana namun bermakna, di mana setiap surat yang datang dapat menghadirkan perhatian baru, sudut pandang baru, dan keyakinan bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan.

Selain melalui Program Surat Sahabat, Smart Salary juga berkomitmen untuk melanjutkan kunjungan berkala sebagai bagian dari hubungan jangka panjang dengan para penghuni rumah singgah.

Kolaborasi bersama Decathlon Indonesia ini menjadi bagian dari keyakinan bahwa kontribusi sosial terbaik bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir, mendengar, dan bertumbuh bersama.

Salah satu anak Rumah Singgah Mizan Amanah menceritakan mimpinya untuk berkuliah di Kairo, Mesir, kepada tim Smart Salary. Sumber: Smart Salary

“Jika bisnis dibangun melalui hubungan antarmanusia, maka kontribusi sosial pun seharusnya dimulai dari nilai yang sama. Kami percaya hubungan yang tulus, perhatian yang konsisten, dan kehadiran nyata dapat menjadi awal dari dampak yang lebih besar,” lanjut Ricky Halim, Brand & Communication Smart Salary.

Ke depan, Smart Salary berkomitmen untuk terus menghadirkan inisiatif sosial yang berkelanjutan dan bermakna, sejalan dengan visi perusahaan untuk menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap pertumbuhan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES